Quantum Bismillah


Dahsyatnya Kalimat Basmalah, Ingat Peristiwa Nabi Sulaiman kaitannya dengan quantum ( lompatan ) dan teknologi teleportasi yaitu pola perpindahan tanpa jeda. Coba perhatikan Al Quran surat yang tidak ada basmalah-nya yakni surah Taubat, merupakan surah ke-9. Sedangkan surah yang memuat 2 basmalah adalah surah An-Naml yakni surah ke-27. Ada lompatan (quantum) dari 9 ke 27
 
Menariknya lagi, jika dihitung jumlah surahnya maka ada 19 surah yang dilampaui dari Taubat ke An-Naml. Angka 19 ini sama dengan angka jumlah hurup hurup yang ada di dalam bismillahirrahmanirrahim berjumlah 19 hurup juga.
 
Ini seolah jarak tempuh yang dilampaui tanpa jeda waktu, tiba-tiba saja kita menemui basmalah ini di An-Naml. 
 
Dan surah An-Naml ini juga kita temui fenomena teleportasi yakni pemindahan istana Balqis dari negeri Saba ke negeri Palestina dengan kecepatan sebelum mata berkedip (QS. An-Naml: 40).
 
Fenomena angka 19 ini silakan baca QS. Al-Mudatsir: 30-31.

Maka jika kita ingin memulai bisnis, usaha, apapun jika kita menginginkan  memperbesarnya, melakukan ekspansi awali dengan basmalah. Dengan kita mengucapkannya menjadi ibadah sekaligus menarik Maha Kuasa meng-intervensi kesuksesan besar kita kelak.
 
Sukses Besar dengan Intervensi Maha Besar!

Dalam Alquran surah an-Naml ayat 30, Allah SWT menerangkan kisah tentang Nabi Sulaiman AS yang berkirim surat kepada Ratu Balqis. Terjemahan ayat itu, "Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi)nya: 'Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.'"
Terkait ayat tersebut Rasulullah SAW telah menerangkan, bahwasanya sebagaimana diriwayatkan Ibnu Mardawaih dari Buraidah. Beliau bersabda, "Telah diturunkan kepadaku satu ayat yang tidak pernah diturunkan kepada seorang nabi pun selain Nabi Sulaiman dan aku, yaitu Bismillahir rahmanir rahiim."
 
Utsman bin Affan pernah bertanya tentang makna basmalah, maka beliau Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Sesungguhnya ia adalah salah satu dari nama-nama Allah yang agung, sehingga begitu dekatnya basmalah dengan nama Allah, seperti dekatnya biji mata yang hitam dengan biji mata yang putih."

Sedangkan Dari Sudut Pandang Secara akidah, mengucapkan basmalah merupakan bentuk permohonan dan penghambaan. Maka, akan tertanam dalam diri si pengucap rasa lemah di hadapan Allah SWT. Pada saat yang sama, tertanam pula kekuatan, rasa percaya diri, dan optimisme. Sebab, pengucapnya meyakini memperoleh pertolongan dan kekuatan semata-mata dari Allah. Apabila suatu pekerjaan dilakukan atas bantuan Allah, pasti ia sempurna, indah, baik, dan benar karena sifat-sifat Allah ''berbekas'' pada pekerjaan tersebut.